Vibration Analyzer
Vibration

Seluk Beluk Vibration Analyzer

Ditulis Oleh: Hyprowira | Diterbitkan pada 23 July 2020 | Dimodifikasi terakhir pada 23 July 2020

Saat bekerja dengan alat berat, mesin alat berat tersebut umumnya akan mengeluarkan suara dan getaran yang menjadi tanda bahwa fungsinya bekerja dengan normal. Namun, getaran yang sangat kencang atau tinggi intensitasnya, menunjukkan adanya masalah atau kerusakan mesin. Menariknya, dari getaran yang ditimbulkan oleh mesin, Anda dapat menganalisis apa masalah yang terjadi. Nah, vibration analyzer adalah alat yang akan mendeteksi frekuensi getaran dan memberikan data yang berguna untuk analisis kerusakan suatu mesin.

 

Seluk Beluk Vibration Analyzer

Vibration analyzer adalah alat analisis getaran yang memiliki kemampuan untuk mengukur amplitudo dan frekuensi getaran pada mesin yang akan dianalisis. Biasanya, vibration analyzer dilengkapi vibration meter yang merupakan alat ukur getaran. Jumlah getaran yang dikeluarkan oleh mesin akan dihitung dengan menggunakan vibration meter dan hasilnya akan dianalisis dengan menggunakan vibration analyzer.

Saat vibration meter sudah memiliki data frekuensi getaran yang dikeluarkan oleh alat berat, maka vibration analyzer akan memberikan informasi data spektrum dari getaran yang terjadi. Selanjutnya, vibration analyzer adalah alat yang akan “mendiagnosis” kerusakan atau masalah pada mesin alat berat, seperti ketidakseimbangan, ketidakselarasan, dan masalah bantalan yang dipakai.

 

Manfaat Vibration Analyzer

Hitungan angka yang ditunjukkan oleh vibration meter akan menjadi data utama analisis yang dilakukan oleh vibration analyzer. Dari angka-angka yang ditunjukkan, vibration analyzer akan mendeteksi kira-kira masalah apa yang terjadi pada mesin. Dengan menggunakan vibration analyzer, maka Anda akan mendapat pengetahuan lengkap tentang kondisi mesin sehingga bisa mencegah masalah peralatan sebelum menggunakannya pada proses produksi.

Di samping itu, manfaat lain menggunakan vibration analyzer adalah:

1. Mengetahui kondisi mesin sehingga bisa menghemat biaya perbaikan dan biaya produksi.

2. Mudah dalam menentukan waktu perbaikan mesin dan jadwal pemeliharaan.

3. Bisa digunakan untuk mengurangi downtime produksi dan/atau biaya.

4. Menjaga kinerja mesin demi memastikan kenyamanan dan keamanan pekerja saat menggunakan alat berat.

5. Membantu mengetahui struktur mesin, apakah mesin alat berat masih dalam kondisi yang stabil sesuai dengan standar atau sebaliknya.

6. Mengurangi perbaikan skala besar dan biaya pemeliharaan untuk kegagalan mesin.

 

Prinsip Kerja Vibration Analyzer

Sampai di sini, Anda sudah tahu bahwa vibration analyzer adalah alat pengukur getaran yang ditimbulkan oleh mesin. Anda pun sudah tahu bahwa data hasil pengukuran getaran mesin kemudian akan dianalisis untuk mendeteksi adanya kemungkinan kerusakan mesin. Kini, saatnya Anda memahami bagaimana prinsip kerja vibration analyzer untuk mengukur dan mendeteksi kondisi mesin alat berat.

- Vibration analyzer harus dalam kondisi siap digunakan. Pastikan tidak ada masalah dengan memeriksa bagian kabel sensor, sensor getaran, power on/off, display/LCD, dan baterai.
- Hidupkan vibration meter dengan menekan tombol on/off.
- Tempelkan sensor ke sumber getaran. Catat angka yang muncul pada layar.
- Buat laporan hasil pengukuran dengan menggunakan angka yang sudah didapatkan.

 

Tentu saja vibration analyzer adalah alat yang akan sangat membantu Anda merawat mesin alat berat. Dengan mesin alat berat yang terawat dan terpelihara dengan baik, Anda bisa melakukan produksi secara maksimal. Oleh karena itu, selalu gunakan vibration analyzer yang menunjukkan hasil pengukuran akurat, seperti V-Mer Smart Vibration Analyzer yang ada di Hyprowira. Ada penawaran free trial dan jaminan penggunaan alat selama tiga tahun.

 

Free Trial V-MER

2656x dilihat