analytical balances must be kept away from shock and impact to avoid
Timbangan Analitik

3 Cara Kerja Timbangan Analitik

Ditulis Oleh: Hyprowira | Diterbitkan pada 15 April 2021 | Dimodifikasi terakhir pada 15 April 2021

Tahukah Anda kalau timbangan analitik harus dijauhkan dari goncangan dan benturan untuk menghindari malfungsi yang tidak diinginkan? Ternyata cukup rumit cara menjaga kualitas timbangan analitik ini. Sebenarnya, seperti apa cara kerja timbangan analitik itu sendiri? Bisa jadi Anda juga baru pertama kali mendengar jenis timbangan yang satu ini karena memang timbangan analitik lebih sering ditemukan di laboratorium.

Timbangan analitik digunakan untuk menimbang sebuah objek dengan detail ukuran yang begitu rinci, bahkan hingga ukuran milligram. Sebenarnya, tidak hanya di laboratorium saja, kini timbangan analitik juga bisa Anda temukan penggunaannya di apotek, toko emas, hingga bar kedai kopi. Tingkat ketelitian dari jenis timbangan inilah yang kemudian menjadikannya istimewa.

Menimbang dengan tingkat ketelitian tinggi

Seperti yang sudah disebutkan di awal tadi, cara kerja timbangan analitik ini adalah menimbang objek dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Begitu teliti, hingga detail massa benda yang ditimbang dapat ditampilkan hingga 3 atau 4 digit di belakang koma. Cara kerja yang menerapkan akurasi tinggi ini akan selalu Anda temukan pada timbangan analitik jenis mana saja.

Cara kerja yang penuh dengan akurasi menjadikan timbangan analitik sangat cocok digunakan untuk keperluan yang memang membutuhkan tingkat akurasi tinggi pula. Ambil contoh mengukur kadar dan dosis obat di apotek, tentunya akurasi timbangan analitik akan sangat membantu apoteker dalam meracik obat dalam dosis yang tepat.

Baca juga: Fungsi, Bagian, dan Jenis Timbangan Analitik

Mengukur dengan menggunakan gaya

Benar, timbangan analitik harus dijauhkan dari goncangan dan benturan untuk menghindari kerusakan. Ini karena cara kerja lainnya dari timbangan analitik sangat mengandalkan gaya tekan. Sedikit goncangan atau benturan pada alat penimbang ini bisa membuat akurasinya menurun, bahkan alat yang satu ini bisa jadi tidak dapat berfungsi optimal.

Timbangan analitik akan mengukur gaya tekan dari massa objek yang ditimbang alih-alih menggunakan massa yang sebenarnya. Sistem elektromagnetik dalam timbangan akan menghasilkan gaya yang melawan massa tersebut hingga mencapai nilai seimbang. Tidak heran jika akurasi yang ditunjukkan pada hasil timbangan juga sangat tepat karena cara kerja yang lebih kompleks ini.

Bekerja dengan penggunaan yang tepat

Cara kerja timbangan analitik dapat dioptimalisasi dengan penggunaan yang tepat pula. Ini bisa Anda lakukan dengan menerapkan metode penggunaan serta kalibrasi timbangan analitik yang sesuai. Umumnya, metode penggunaan sudah tertera pada manual book yang disertakan dengan alat timbang tersebut, baik itu timbangan berbentuk digital atau timbangan analog.

Meletakkan timbangan analitik harus pada bidang datar yang tidak banyak guncangan. Ini untuk memastikan alat timbang berfungsi baik. Beri ruang gerak juga di sekitar timbangan agar memudahkan Anda bergerak selama menggunakan alat timbang. Periksa dulu fitur dan kondisi alat. Pastikan semua aman dan siap digunakan sebelum alat dinyalakan.

Jangan langsung menimbang sampel atau objek tertentu begitu alat timbang menyala. Tunggu dulu beberapa saat sampai indikator menunjukkan angka nol. Jika tidak, Anda bisa melakukan beberapa pengaturan untuk mengubah skala kembali ke angka nol. Saat akan mulai menimbang, tuang atau letakkan objek secara perlahan-lahan di piring timbangan, sedikit demi sedikit.


Karena cara kerja timbangan analitik yang punya akurasi tinggi, tidak mengherankan kalau alat ini juga memiliki batas timbang maksimal. Pastikan Anda tidak melewati batas timbang tersebut saat mengukur massa objek karena ini dapat berpotensi merusak timbangan analitik yang sedang Anda gunakan. Lalu, tunggu sebentar sampai angka di timbangan menunjukkan angka yang stabil dari massa objek yang sedang ditimbang.

Berikutnya, setelah selesai melakukan proses timbang, jangan lupa bersihkan lagi timbangan analitik. Gunakan sikat halus atau pompa udara untuk membersihkan bagian timbangan dari objek. Karena timbangan analitik memiliki sensitivitas tinggi, pastikan juga Anda telah membersihkan alat timbang ini dengan saksama.

Sekilas itu dia cara kerja timbangan analitik. Tidak begitu rumit selama Anda dapat menerapkan langkah-langkah pemakaian timbangan analitik dengan hati-hati dan sesuai dengan anjuran. Terakhir, saat akan menyimpan timbangan, pastikan Anda menyimpannya dengan baik di tempat yang aman pula karena timbangan analitik harus dijauhkan dari goncangan dan benturan untuk menghindari potensi kerusakan.

Baca juga: Fungsi Timbangan Analitik pada Laboratorium

1366x dilihat