Macam Macam Timbangan
Timbangan Analitik

Macam - Macam Timbangan untuk Laboratorium yang Perlu Diketahui!

Ditulis Oleh: Hyprowira | Diterbitkan pada 22 December 2020 | Dimodifikasi terakhir pada 03 March 2021

Digunakan sebagai alat ukur massa benda dalam tingkat presisi paling tinggi, timbangan menjadi salah satu alat penting yang harus ada di setiap laboratorium. Kualitas timbangan akan menentukan akurasi penghitungan dan pengujian yang dilakukan.

Terdapat macam-macam timbangan laboratorium yang memiliki fungsi serta ketelitian beragam. Agar dapat memilih jenis timbangan paling tepat sesuai kebutuhan pengujian, Anda perlu mengetahui lebih jauh mengenai masing-masing tipenya. Berikut adalah beberapa jenis timbangan digital laboratorium yang perlu Anda tahu.

1. Jenis Timbangan Digital Mikro

Memiliki kapasitas maksimum sebesar 50 gram, timbangan digital mikro adalah sahabat pengukuran bagi industri farmasi atau rumah sakit untuk mengukur berat obat-obatan. Tipe timbangan seperti ini digunakan dalam pengujian analitikal yang membutuhkan akurasi dan ketelitian hitungan hingga 0,00001 gram.

Jenis timbangan mikro memiliki dua komponen utama, yakni komponen elektronik dan sel penghitungan mekanik. Pemisahan kedua komponen ini akan meminimalkan pengaruh eksternal—seperti temperatur—dalam pengukuran massa. Dengan begitu, hasil penghitungan yang didapat pun akan terlihat lebih akurat.

2. Jenis Timbangan Digital Semi Mikro

Jenis timbangan selanjutnya yang masuk dalam kategori macam-macam timbangan laboratorium adalah timbangan semi mikro. Jenis timbangan ini memiliki akurasi yang lebih kecil dibandingkan timbangan mikro. Akurasi pembacaannya pun dapat mencapai tingkat ketelitian hingga 0,0001 gram.

Timbangan semi mikro umumnya digunakan untuk menimbang bahan uji yang terlalu besar untuk diukur di timbangan mikro, tetapi terlalu kecil untuk menggunakan timbangan analitik. Dengan kata lain, timbangan ini akan menjadi jalan tengah yang memenuhi kebutuhan mengukur massa benda  menjadi perpaduan antara timbangan mikro dan analitik.

3. Jenis Timbangan Digital Ultra Mikro

Sebenarnya, timbangan bertipe ultra mikro jarang sekali digunakan dalam konteks pengujian laboratorium secara umum. Meski demikian, jenis timbangan ini tetap berguna bagi produksi obat-obatan di industri farmasi. Ultra Mikro dapat digunakan dalam pengukuran massa zat obat yang akan diracik bagi kebutuhan obat-obatan manusia maupun hewan dan tumbuhan.

Karena berhubungan erat dengan kelangsungan hidup organisme, timbangan ultra mikro memiliki ketelitian tinggi hingga 7 angka desimal atau 0,0000001 gram. Berdasarkan fungsinya timbangan ini dapat mengukur massa bahan uji paling kecil dengan tingkat akurasi dan keamanan yang tinggi.

4. Jenis Timbangan Digital Presisi

Di antara macam-macam timbangan yang paling sering digunakan di laboratorium, timbangan presisi memiliki rentang kapasitas paling luas. Kisarannya berada dalam rentang 5 hingga 7 kg, sedangkan pembacaannya berada di antara 1 gram dan 1 mg (0,001 gram).

Timbangan presisi biasanya digunakan dalam tahap formulasi dan penentuan berat jenis saat uji laboratorium. Jenis timbangan ini juga bisa difungsikan sebagai alat untuk menimbang berat material maupun dalam tahap quality control suatu bahan uji.

5. Jenis Timbangan Analitik

Timbangan analitik dikategorikan sebagai jenis timbangan yang paling populer. Pembacaannya pun terbilang lebih akurat dengan ketelitian 0,1 mg atau bahkan lebih kecil dari itu. Tipe timbangan yang satu ini dilengkapi pan dalam sebuah kaca perisai. Fitur tersebut berfungsi melindungi bahan uji agar saat mengukur berat benda tidak terpengaruh arus udara.

Bagi Anda yang mencari timbangan analitik dengan performa mantap dan hasil penghitungan yang akurat, Timbangan Analitik Me-T adalah salah satu pilihan paling tepat. Dilengkapi layar sentuh modern serta teks dan gambar dalam berbagai pilihan bahasa, timbangan ini akan membuat setiap langkah pengujian di laboratorium menjadi lebih mudah dan terarah.

Demikian informasi mengenai macam-macam timbangan laboratorium yang perlu Anda ketahui. Informasi di atas bisa Anda gunakan sebagai salah satu panduan awal untuk menentukan jenis timbangan paling tepat yang harus digunakan dalam sesi pengujian ilmiah di laboratorium.

4310x dilihat