Kalibrasi Kunci Torsi
Bolting

Teknik Kalibrasi dan Validasi Kunci Torsi

Ditulis Oleh: Hyprowira | Diterbitkan pada 03 July 2017 | Dimodifikasi terakhir pada 24 July 2019

Berdasarkan SNI 17025:2008, kalibrasi merupakan kegiatan atau proses yang dilakukan seseorang atau kelompok dalam bidang kalibrasi. Untuk mencapai tujuan aktivitas tersebut, orang atau kelompok tertentu dapat dilibatkan atau diikutsertakan pada sebuah pelatihan (training) sesuai bidangnya masing-masing sebelum diterjunkan ke lapangan.

Kalibrasi sangatlah penting. Kemampuan ini akan memudahkan Anda dalam mengetahui nilai alat ukur yang hendak dilakukan. Dalam dunia produksi pengukuran, misalnya, kalibrasi sangat dibutuhkan untuk menentukan jasil berupa data akurat dan bisa ditelusuri. Pada akhirnya, kalibrasi akan menunjang mutu dari produk yang bersangkutan, menekan biaya produksi, hingga meningkatkan produksi. Alat standar yang dipakai, treatment terhadap alat yang dikalibrasi, prosedur, metode pengambilan data, hingga cara menghitung ketidakpastian dari pengukuran merupakan faktor-faktor yang menentukan hasil akhir.

Salah satu alat yang kerap dikalibrasi adalah kunci momen atau kunci torsi. Jenis kunci ini dipakai untuk mengencangkan baut yang aus. Hal ini yang membuat kunci torsi sering dijumpai di dunia mekanik, tidak terkecuali di bidang otomotif.

Kalibrasi dan Validasi Kunci Torsi

Kg.m atau N.m. merupakan satuan yang diterapkan untuk kunci torsi. Anda dapat mengatur pembacaan ukurannya sebelum memakai kunci tersebut. Selain itu, sesuaikan terlebih dahulu dengan standar yang tertera di buku servis manual. Sebelum melakukan kalibrasi, Anda harus mengenal dua jenis kunci torsi, yakni kunci dengan model jarum dan model klik.

Kunci torsi dengan model jarum biasanya tidak membutuhkan pengaturan saat Anda akan memakainya. Pengukuran dapat dilihat langsung pada skala. Dibandingkan model jarum, kunci torsi jarum memberikan hasil yang kurang akurat. Sementara itu, kunci torsi model klik dapat dipasang sesuai sock. Sebelumnya, Anda harus memastikan standar pengencangannya sebelum menarik bagian pengunci. Setelah itu, putar handle sleeve secara maju-mundur sampai Anda mendapatkan torsi yang diinginkan. Selanjutnya, kunci lagi handle sleeve dan pakai untuk mengencangkan mur atau baut sampai terdengar klik dua kali.

Setidaknya, ada tiga faktor yang akan mempengaruhi proses peralihan torsi ke baut atau mur. Antara lain kualitas dari baut atau mur tersebut, cara melapisi hot-dip galvanish, hingga pemberian lubricant sesuai jenis kunci torsi. Jika Anda kurang ahli dalam melakukan kalibrasi, ada baiknya untuk menyerahkan hal ini kepada yang sudah berpengalaman atau melakukan pelatihan seperti yang disebutkan sebelumnya.

Begitu rangkaian kalibrasi selesai, ada tahap validasi yang dilakukan terhadap kunci torsi. Validasi ialah proses pembuktian untuk memastikan bahwa proses, prosedur, aktivitas, sistem, hingga perlengkapan yang dipakai saat produksi serta pengawasan akan berujung pada hasil yang diinginkan. Validasi pada kalibrasi kunci torsi tentunya penting karena akan berujung pada kualitas produk atau hasil dan akan dilakukan sesuai jenisnya.

1061x dilihat