Loading... 0%

Studi Kasus. Deteksi Broken Rotor Bar Menggunakan Motor Current Signature Analysis
Reliability

Studi Kasus. Deteksi Broken Rotor Bar Menggunakan Motor Current Signature Analysis

Ditulis Oleh: Hyprowira | Diterbitkan pada 26 January 2026 | Dimodifikasi terakhir pada 26 January 2026

 

Kerusakan broken rotor bar (BRB) merupakan salah satu gangguan paling umum pada motor induksi, khususnya pada motor yang beroperasi terus-menerus dengan beban berat. Jika tidak terdeteksi sejak dini, kerusakan ini dapat berkembang menjadi kegagalan serius yang menyebabkan penurunan efisiensi, peningkatan arus, overheating, hingga forced shutdown.

Motor Current Signature Analysis (MCSA) terbukti sebagai metode andal untuk mendeteksi kerusakan ini sejak tahap awal tanpa menghentikan operasi motor.

 

Latar Belakang Kasus
Pada sebuah fasilitas industri proses, terdapat motor induksi tiga fasa berdaya menengah yang digunakan untuk menggerakkan pompa proses kritikal. Motor beroperasi hampir 24 jam sehari dengan variasi beban moderat. Secara visual dan operasional, motor masih tampak normal, tanpa getaran berlebih atau suara abnormal.

Namun, data historis menunjukkan adanya:
- Peningkatan konsumsi energi
- Penurunan efisiensi system
- Kenaikan temperatur motor secara perlahan
Untuk memastikan kondisi motor tanpa menghentikan operasi, dilakukan analisis menggunakan MCSA.

 

Metode Pengukuran MCSA
Pengukuran dilakukan dengan langkah berikut:
- Sensor arus (current transformer/clamp meter) dipasang di panel listrik motor
- Data arus diambil pada kondisi steady-state
- Pengambilan data dilakukan tanpa memutus suplai Listrik
- Data arus dianalisis menggunakan Fast Fourier Transform (FFT)
Pendekatan ini memastikan hasil analisis merepresentasikan kondisi motor yang sebenarnya saat beroperasi.

 

Indikasi Broken Rotor Bar pada Spektrum Arus
Hasil analisis spektrum arus menunjukkan munculnya sideband frequency di sekitar frekuensi suplai utama. Ciri khas broken rotor bar teridentifikasi melalui:

- Sideband pada frekuensi:
f = (1 ± 2s) × f?,
di mana s adalah slip motor dan f? adalah frekuensi suplai
- Peningkatan amplitudo sideband secara konsisten dibandingkan data baseline
- Ketidakseimbangan spektrum antar fasa
Pola ini merupakan signature klasik dari kerusakan rotor bar yang mulai retak atau patah.

 

Analisis dan Interpretasi
Berdasarkan hasil MCSA:
- Kerusakan masih berada pada tahap awal
- Belum menimbulkan dampak mekanik signifikan
- Potensi perkembangan kerusakan cukup tinggi jika motor terus dioperasikan tanpa tindakan
Analisis tren menunjukkan amplitudo sideband meningkat perlahan dalam beberapa minggu, mengindikasikan degradasi progresif pada rotor.

 

Tindakan dan Rekomendasi
Berdasarkan temuan MCSA, tim maintenance mengambil langkah berikut:
- Menjadwalkan inspeksi rotor pada planned shutdown
- Menyiapkan rotor cadangan untuk menghindari downtime Panjang
- Melakukan pemantauan MCSA berkala hingga jadwal perbaikan
Saat motor dibongkar, ditemukan beberapa rotor bar mengalami retak mikro yang belum terlihat secara visual dari luar.

 

Manfaat Nyata dari Penerapan MCSA
Studi kasus ini menunjukkan manfaat konkret MCSA, antara lain:
- Deteksi dini sebelum kegagalan total
- Pencegahan unplanned downtime
- Penghematan biaya perbaikan dan produksi
- Perencanaan maintenance yang lebih akurat
- Peningkatan keandalan aset kritikal
Tanpa MCSA, kerusakan kemungkinan baru terdeteksi setelah terjadi gangguan serius pada operasi.

 

Pembelajaran dari Studi Kasus
Beberapa poin penting yang dapat diambil:
- Broken rotor bar dapat terjadi tanpa gejala mekanik awal
- MCSA efektif untuk mendeteksi gangguan elektromekanik tersembunyi
- Analisis tren jauh lebih penting daripada satu kali pengukuran
- MCSA sangat cocok untuk motor yang sulit dipasangi sensor getaran

 

Motor Current Signature Analysis (MCSA) membuktikan dirinya sebagai alat yang sangat efektif dalam mendeteksi broken rotor bar secara dini dan non-intrusif. Melalui analisis spektrum arus, potensi kegagalan dapat diidentifikasi jauh sebelum berdampak pada operasi.

 

Studi kasus ini menegaskan bahwa MCSA bukan sekadar alat diagnosis, tetapi bagian penting dari strategi predictive maintenance modern yang berfokus pada keandalan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional industri.

637x dilihat

Artikel Lain

Reliability Improvement di Era Industri 4.0: Big Data dan IoT dalam Keandalan Mesin
Cara Menguji Filter Plugging Tendency
Predictive Maintenance Berbasis Data (Data-Driven Maintenance)
Manfaat Motor Current Signature Analysis (MCSA) dalam Kegiatan Condition-Based Maintenance
Oil Analysis, Vibration Analysis, dan Electrical Signature Analysis (ESA) dalam Kegiatan Condition Based Maintenance

Kami senang mendengar dari anda!

Hubungi kami melalui formulir dibawah :

Nama *
Perusahaan *
Email *
Nomor HP
Pesan *