Blog Image
Article

Cara Membaca Hasil Analisa Oli Untuk Memaksimalkan Kinerja Alat Berat

Bekerja dengan menggunakan alat berat tentu harus diperhatikan kesejahteraannya. Agar alat berat bisa awet digunakan dalam jangka waktu yang lama, maka oli yang digunakan sebagai pelumas harus memiliki kualitas yang baik. Cara memeriksa kualitas pelumas yang digunakan adalah dengan melakukan analisa oli di laboratorium bahan-bahan kimia. Masalah selanjutnya adalah bagaimana caranya membaca hasil analisa oli yang sudah keluar? Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui dalam membaca hasil analisa oli bagi orang awam.

Isi laporan secara umum

Pada umumnya, hasil analisa lab dari sampel oli yang dikirimkan berisi mengenai hasil uji dan juga rekomendasi secara singkat. Tetapi karena penguji lab tidak tahu kondisi mesin secara riil  dan juga sejarah penggunaannya (karena bukan wewenangnya untuk pengoperasian alat), maka hasil uji yang dilaporkan bersifat umum dan tidak begitu spesifik.

Bagian-bagian pada laporan hasil analisa

Umumnya laporan hasil analisa oli dibagi jadi tiga bagian yaitu properti cairan, kontaminasi, dan puing-puing mesin yang terdapat pada mesin setelah oli digunakan. Untuk bagian properti cairan isinya adalah laporan mengenai kondisi fisik oli saat diuji dan juga kondisi kimianya serta menentukan sisa masa pakai (RUL). Dalam laporan analisa oli juga akan dibeberkan data mengenai kebersihan oli, apakah mengandung bahan kontaminasi yang merusak atau tidak dan menganalisa penyebab terjadinya kontaminasi baik secara eksternal maupun internal. Kemudian yang ketiga yaitu puing-puing atau wear debris menjelaskan mengenai analisa sisa-sisa mekanisme mesin, adakah terjadi korosi, atau degradasi mesin lainnya.

Elemen lainnya yang biasa terdapat pada analisa oli antara lain adalah:

- Indikator viskositas
- Tingkat keasaman
- Fourier transform infrared (FTIR)
- Analisa elemen
- Perhitungan partikel, dan
- Analisa kelembaban oli.


Yang harus diperhatikan saat pertama kali membaca laporan

Ketika laporan hasil analisa oli sudah sampai di tangan Anda, hal pertama yang mesti Anda cek adalah kesesuaian oli yang diuji dengan alat dari mana sample oli tersebut diambil. Hal ini penting untuk mengukur keefektifan pelumas dengan mesin yang digunakan terutama karena pemakaian mesin yang satu dengan mesin yang lain meski sama persis fungsi dan bentuknya belum tentu sama performanya. Kemudian pada bagian kedua bisa dilihat laporan mengenai ukuran kontaminasi elemen yang terjadi pada oli. Dari peningkatan kadar bahan kimia tertentu bisa dianalisa penyebabnya.

Setelah laporan analisa oli menyajikan data-data angka mengenai kondis fisik dan juga indikator-indikator lainnya dari sample oli yang diuji, pada bagian akhir laporan Anda akan menemukan rekomendasi yang disimpulkan dari hasil uji. Namun seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, rekomendasi ini jangan diterapkan mentah-mentah karena penguji tidak tahu pasti kondisi dari alat mesin yang menggunakan sample oli tersebut.

 

78 views

Other Articles

Blog Image
Blog Image