Masih banyak yang belum mengetahui fungsi filter oli pada mesin mobil dan motor. Padahal, fungsinya sangat krusial. Tanpa adanya filter oli yang berfungsi dengan baik, maka bisa dipastikan akan terjadi kerusakan pada mesin mobil dan motor. Seperti apa sebenarnya fungsi filter oli pada mobil dan motor? Anda dapat mengetahuinya dalam artikel berikut.
Mengenal Filter Oli
Anda tentu sudah mengetahui fungsi oli bagi mesin, sebagai pelumas agar mesin dapat bekerja seperti seharusnya. Namun sayangnya setelah penggunaan selama beberapa waktu, kualitas oli akan menurun. Oli akan tercampur dengan kotoran, karbon, dan gram besi yang timbul akibat gesekan mesin.
Untuk itu, sebelum bekerja melumasi mesin, oli perlu disaring. Alat penyaring oli agar terpisah dari kotoran dan zat kontaminasi lainnya biasa disebut dengan filter oli. Dalam penggunaannya, filter oli memiliki beberapa macam jenis. Ada tipe mekanis (cartridge dan spin-on), magnetis, sedimentasi, sentrifugal, hingga tipe high efficiency (HE).
Filter oli dapat digunakan pada mesin-mesin hidraulis, seperti pada bagian pembakaran dalam kendaraan bermotor. Kendaraan seperti mobil dan motor pun menggunakan filter oli untuk menyokong kinerja oli sebagai pelumas mesin. Fungsi filter oli pada mesin mobil dan motor dapat Anda simak dalam poin-poin di bawah ini.
Fungsi Filter Oli bagi Mesin Mobil
Sebagai penyokong kinerja oli pada mesin, filter oli memiliki peran yang sangat vital bagi mesin mobil. Tanpa adanya filter oli, mesin mobil Anda akan lebih cepat rusak. Filter oli pada mesin mobil berfungsi untuk memisahkan oli dari kotoran dan zat kontaminasi lainnya. Mesin yang dihinggapi kotoran dan zat kontaminasi akan lebih mudah aus, bahkan rusak jika tidak segera diperbaiki.
Selain itu, filter oli pada mesin mobil juga berfungsi mencegah terjadinya gesekan berlebih antar komponen. Dengan filter oli, akan terjadi distribusi oli yang baik sehingga komponen-komponen dalam mesin mobil terlindung dari gesekan.
Fungsi Filter Oli bagi Mesin Motor
Fungsi filter oli pada mesin motor juga sama pentingnya. Filter oli pada mesin motor juga bekerja memisahkan oli dari zat-zat kontaminasi sebelum didistribusikan pada komponen mesin. Dengan begitu, oli pun bisa bekerja secara maksimal dan efisien pada mesin.
Jika motor tidak memiliki filter oli atau lama tidak diganti filter olinya maka pelumasan mesin tidak bisa maksimal. Padahal pada mesin motor pelumasan sangat krusial. Tanpa adanya pelumasan yang baik, komponen mesin motor tidak akan terlindungi selama terjadi gesekan. Akibatnya, mesin menjadi lebih cepat aus atau bahkan rusak.
Untuk itu, Anda wajib menggunakan filter oli yang sesuai dengan mesin motor dan menggantinya secara berkala. Apabila komponen yang berfungsi sebagai penyaring pada filter oli berkurang efektivitasnya, segera ganti dengan filter oli baru.
Merawat Filter Oli
Mengingat fungsi filter oli yang sangat krusial bagi mesin mobil dan motor, Anda sebaiknya juga memahami bagaimana cara merawatnya.Baik filter oli mobil maupun motor sebaiknya langsung diganti jika sudah terlalu lama dipakai. Jangan membersihkan filter oli karena ada sisa oli lama, kotoran, dan zat kontaminasi lain yang mengendap. Endapan ini susah dibersihkan dan bisa mengurangi kinerja filter oli.
Untuk mengganti filter oli, Anda bisa menggunakan indikator tiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Namun untuk mobil atau motor baru, sebaiknya Anda langsung mengganti filter oli saat menginjak 1.000 km pertama. Ini karena mesin baru membutuhkan penyesuaian komponen-komponen di dalamnya sehingga menimbulkan residu hasil gesekan yang lebih banyak.
Semoga informasi tentang fungsi filter oli beserta cara merawatnya ini dapat bermanfaat bagi Anda.