Loading... 0%

Pengujian Titik Nyala (Flash Point) pada Biodiesel dan Pelumas
Anton Paar

Pengujian Titik Nyala (Flash Point) pada Biodiesel dan Pelumas

Ditulis Oleh: Metalia Andarini | Diterbitkan pada 25 July 2025 | Dimodifikasi terakhir pada 25 July 2025

 

Pendahuluan
Titik nyala (flash point) adalah suhu terendah di mana suatu cairan menguap cukup untuk membentuk campuran uap yang dapat terbakar di udara. Pengujian titik nyala sangat penting untuk menilai keselamatan penyimpanan dan transportasi, serta untuk menentukan kualitas bahan bakar dan pelumas. Dalam konteks diodiesel dan pelumas, titik nyala menjadi indikator penting terhadap potensi bahaya kebakaran dan kestabilan termal dari produk.

 

Mengapa Titik Nyala Penting untuk Biofuel dan Pelumas?
1. Biodiesel:
- Titik nyala yang lebih rendah menunjukkan kecenderungan lebih besar untuk menguap dan mudah terbakar, sehingga penting untuk keselamatan dalam penyimpanan dan penggunaan.
- Dalam biodiesel, titik nyala yang rendah bisa menandakan adanya kontaminasi metanol.

 

2. Pelumas:
- Titik nyala digunakan untuk menentukan kestabilan termal dan keamanan saat digunakan dalam kondisi panas tinggi.
- Penurunan titik nyala bisa menjadi indikator degradasi atau pencampuran dengan bahan mudah terbakar.

 

Alat Uji Titik Nyala Anton Paar
Anton Paar adalah produsen terkemuka alat-alat laboratorium, termasuk alat pengukur titik nyala otomatis seperti:
- Anton Paar ABA 500/300
- Anton Paar TAG 500/300 (Tag Closed Cup)
- Anton Paar PMA 500/300 (Pensky-Martens Closed Cup)
- Anton Paar CLA 5

 

Alat-alat ini mendukung pengujian ASTM D93, ASTM D56, ASTM D92, EN ISO 3679, dan berbagai standar internasional lainnya.

 

Metode Uji Titik Nyala Menggunakan Anton Paar PMA 500/300
1. Prinsip Kerja
PMA 5 bekerja dengan metode Pensky-Martens Closed Cup, di mana sampel dipanaskan dalam wadah tertutup pada laju pemanasan konstan. Udara di atas sampel diuji secara berkala dengan nyala api kecil hingga terjadi pembakaran singkat.

 

2. Prosedur Singkat
- Sampel dimasukkan ke dalam cangkir uji hingga volume tertentu.
- Alat secara otomatis mengaduk dan memanaskan sampel.
- Pada interval tertentu, alat akan membawa nyala api kecil ke permukaan untuk menguji apakah telah terjadi penyalaan.
- Suhu saat penyalaan pertama kali terjadi dicatat sebagai titik nyala.

 

3. Keunggulan Pensky-Martens PMA 500 dan PMA 300 flash point
- Presisi tinggi dan otomatisasi penuh, mengurangi kesalahan manusia.
- Antarmuka digital yang memudahkan pemantauan data secara real-time.
- Sistem pendingin terintegrasi (jika diperlukan untuk titik nyala rendah).
- Pembersihan mudah dan desain ergonomis.

 

Contoh Hasil Pengujian
Sampel                                    Titik Nyala (°C)            Metode Uji                              Alat
Biodiesel B100                                162                          ASTM D93                Anton Paar PMA 500/300
Biodiesel B20                                    65                         ASTM D93                 Anton Paar PMA 500/300
Oli Hidrolik ISO VG 46                    210                  ASTM D92 (Open Cup)    Anton Paar CLA5
Pelumas Sintetik SAE 10W-40        230                           ASTM D93               Anton Paar PMA 500/300

 

Kesimpulan
Pengujian titik nyala menggunakan alat dari Anton Paar memberikan hasil yang akurat, konsisten, dan aman, yang sangat krusial dalam analisis mutu biodiesel dan pelumas. Alat seperti PMA 500/300 mempermudah proses pengujian dengan fitur otomatis, pemantauan digital, dan kepatuhan terhadap standar internasional. Penggunaan alat ini tidak hanya mempercepat waktu uji, tapi juga memastikan keselamatan kerja di laboratorium, sekaligus membantu dalam pemastian mutu produk yang diproduksi atau digunakan dalam industri energi dan otomotif.

860x dilihat

Artikel Lain

Kami senang mendengar dari anda!

Hubungi kami melalui formulir dibawah :

Nama *
Perusahaan *
Email *
Nomor HP
Pesan *