Fungsi Purifier Oil
Kontaminan Air

Cara Kerja dan Fungsi Oil Purifier

Ditulis Oleh: Hyprowira | Diterbitkan pada 25 June 2020 | Dimodifikasi terakhir pada 25 June 2020

Kontaminasi air pada steam turbin adalah sesuatu yang wajar, secara berkala kadar air di oli turbin akan naik. Kenaikan kadar air tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

1. Kondensasi di ruang udara pada tangki oli turbin (head space)
2. Kebocoran dari labyrinth seal pada shaft
3. Kebocoran dari oil cooler

Untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat menggunakan oil purifier.  Fungsi oil purifier adalah memisahkan air dan kontaminasi lain dari oli. Memanfaatkan teknologi vacuum dehydration, oil purifier berguna untuk menjaga performa turbin dan membuatnya terhindar dari korosi atau aus pada mesin.

 

Cara Kerja Oil Purifier

Air diuapkan di dalam dehidrator, tanpa menyebabkan degradasi oli yang berlebihan karena temperatur tinggi. Pada sebagian besar dehidrator, udara dihangatkan dan dikeringkan sebelum dilewati oli, mendorong air berpindah dari oli ke udara.

Untuk memaksimalkan proses, oli ditipiskan untuk mendapatkan luas permukaan sebesar mungkin. Ini dicapai dengan membiarkan oli melewati sejumlah permukaan secara internal di vacuum chamber, atau dengan membuat semprotan oli yang menyerupai payung di dalam ruang yang dilalui oleh udara kering.

Manfaat nyata dari proses ini adalah kemampuannya untuk menghilangkan air terlarut dan kotoran cair lainnya seperti bahan bakar dan pelarut. Penghapusan air terlarut membuat oli ideal untuk sistem yang membutuhkan tingkat target kelembaban rendah. Ini sangat berguna di lingkungan di mana volume oli yang besar berisiko dari proses atau sistem, seperti pada turbin uap.

 

Pall HNP076, Oil Purifier Terbaik di Kelasnya

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, Pall memiliki beberapa jenis oil purifier. Salah satunya adalah Pall HNP076 Series. Didesain untuk sistem mesin besar, purifier jenis ini memiliki kemampuan untuk menjernihkan pelumas mesin dengan kekentalan tinggi hingga 700 cSt.

Bukan hanya itu, alat ini menggunakan teknologi vacuum dehidration untuk membuang hampir 90% air dan hingga 80% gas yang tercampur di dalam oli. Karena sistem tidak menggunakan panas, proses pemisahan air dan gas tidak mengubah sifat oli sehingga masih tetap bisa digunakan.

Selain menggunakan saringan Ultipleat®, purifier juga memiliki sensor yang mengecek kadar air dalam oli. Jika kadar air mencapai titik yang ditentukan, mesin akan secara otomatis beroperasi untuk membuangnya.

Secara singkat, berikut adalah kelebihan dari Pall HNP076:

- Membuang air, gas, dan partikel secara efektif tanpa membuang banyak pelumas
- Memperpanjang masa pakai pelumas
- Mengurangi korosi dalam mesin
- Meningkatkan performa mesin
- Pengoperasian mudah

Selain tipe HNP076, Pall juga memiliki HNP006 yang merupakan tipe yang lebih kompak dengan ukuran yang lebih kecil. Anda bisa menemukan informasi lebih lanjut mengenai Pall di website resminya.

 

Kesalahan yang Umum Terjadi saat Mengoperasikan Purifier Oil

Selain mesin yang mumpuni, ketelitian saat mengoperasikan purifier oil juga bisa menentukan efektivitas fungsinya. Salah satunya adalah penggunaan gravity disc yang tidak sesuai. Gravity disc harus disesuaikan dengan berat jenis dan kekentalan oli yang akan diproses. Oli bisa saja luber apabila salah menentukan ukuran gravity disc.

Kedua, putaran tidak maksimal. Meskipun alat akan melakukan pekerjaannya secara otomatis, harus ada petugas yang mengawasi saat pertama kali alat dioperasikan. Pasalnya, terkadang alat berputar tetapi tidak secara maksimal. Akibatnya, alih-alih terpisah, air malah semakin tercampur dengan oli.

Terakhir, petugas tidak mengawasi jalannya alat. Inilah mengapa Pall memiliki opsi pemantauan jarak jauh untuk melihat status mesin serta proses yang terjadi. Jadi, proses pemisahan kontaminan dari oli bisa dilakukan secara efisien.

5748x dilihat