Blog Image
Oil Analysis

Bagaimana Mendeteksi Keberadaan PCB (PCB Screening Test) dalam Minyak Trafo?

Polychlorinated Biphenyls atau PCBs adalah suatu kelompok senyawa kimia buatan yang dapat berwujud cairan minyak maupun padatan. Ditemukan pada tahun 1920, senyawa kimia ini mempunyai beberapa karakteristik yang bermanfaat dalam industri:

-              Tahan terhadapat pemanasan sampai dengan 1.500°c;

-              Konduktivitas listrik yang rendah (berfungsi sebagai isolator)

PCB, telah banyak digunakan di seluruh dunia selama sekitar 50 tahun sebagai isolasi pada transformer dan peralatan listrik lainnya (1927, aplikasi industri pertama oleh Swan USA).

Kurangnya studi awal dan dapat diandalkan memungkinkan penerapannya dalam skala sangat besar, sampai peristiwa dramatis tahun 1970-an 1980-an mengarah pada "larangan".

Penggunaan PCB telah dibatasi selama bertahun-tahun dan dilarang untuk digunakan dalam transformer baru oleh  IARC *, badan internasional untuk penelitian kanker, sebuah badan PBB. IARC mengubah klasifikasi agen PCB dari Grup 2A ke Grup 1. Ini berarti bahwa PCB, yang sebelumnya dianggap "mungkin karsinogenik", adalah sekarang termasuk di antara agen yang "karsinogenik untuk manusia".

Namun demikian, sejumlah besar transformator yang terkontaminasi PCB masih beroperasi. Merupakan kewajiban hukum bagi industri dan pembangkit listrik untuk mendeteksi keberadaan PCB pada minyak trafo.

Analisa PCB di transformer oil dapat dibagi menjadi dua kategori: metode spesifik dan non-spesifik.

Metode spesifik  menggunakan gas chromatography dengan electron capture detection (GC ECD) . Secara umum, metode spesifik lebih akurat tetapi lebih mahal, butuh waktu lebih lama untuk dijalankan, diperlukan staf yang berkualitas, dan biasanya tidak dapat digunakan untuk on-site test.

Metode non-spesifik dapat digunakan untuk test screening lapangan PCB awal, seperti alat tes SM-TCPs PCB Screening Kit, yang dapat digunakan untuk mendeteksi PCB di transformer oil pada limit 2 ppm.

Laboratorium PT Hyprowira Adhitama pada saat ini dapat melakukan screening test untuk mendeteksi keberadaan PCB di minyak trafo pada limit 2 ppm, dengan menggunakan : SM- TCPs Instrument SM-TCPsLC –Potentiometric Test Kit at low concentrations Sea Marconi - Total Chlorine and PCBs screening in mineral oil from 0,5 to 10 ppm of PCB equivalent -  Italian Patent N 0001406566.

Tes kit yang kita gunakan adalah kit untuk tes skrining klorin dalam minyak mineral. Karena PCB adalah bahan berbasis klorin, maka test kit dapat mendeteksinya. Tes tidak dapat membedakan antara PCB dan senyawa yang mengandung klorin lainnya, yang juga dapat ditemukan dalam minyak transformator. Oleh karena itu, hasil negatif adalah indikator bahwa PCB tidak ada, tetapi hasil positif hanya menunjukkan bahwa PCB dapat ada dan verifikasi akan diperlukan menggunakan prosedur laboratorium. Disarankan bahwa PCB sampel positif dari prosedur screening harus diverifikasi dengan metode GC / ECD sesuai dengan IEC 61619 di laboratorium terakreditasi ISO 17025.

SM-TCP POTENTIOMETRIC KIT dari SEA MARCONI yang kami gunakan memiliki tingkat bahaya yang lebih rendah, tidak memiliki risiko lingkungan, dan kelas risiko untuk transportasi yang lebih kecil (packing group II) dari kompetitor terbaik (packing group I dan 3), seperti yang terlihat di Tabel Komparasi.

SM-TCP POTENTIOMETRIC KIT dari SEA MARCONI yang kami gunakan, telah digunakan oleh beberapa organisasi internasional seperti UNIDO, dalam melakukan monitoring dan inventory transformer seperti yang terlihat pada Tabel Relevant Refference.

 

1923 views

Other Articles